Agen Judi Bola Online Resmi Sbobet MAXBET dan Sabung Ayam Uang Asli
Polri Alasan Brimob Tetapkan NKRI Siaga I

Polri Alasan Brimob Tetapkan NKRI Siaga I

Benderapoker

Polri Alasan Brimob Tetapkan NKRI Siaga I

Sebuah surat berkop Markas Besar Polri Korps Brimob tentang pemberlakuan status keamanan Siaga I di seluruh wilayah NKRI beredar secara viral di media sosial. Tak lama setelah ramai beredar, surat bernomor Nota Dinas: B/ND/35/X/2016/Korbrimob itu diakui kebenarannya oleh Mabes Polri.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan surat tersebut merupakan telegram Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait perintah agar dilakukan Bantuan Kendali Operasi (BKO) Brimob daerah, untuk perkuat keamanan di DKI Jakarta jelang unjuk rasa atau demonstrasi pada 4 November 2016.

Dalam surat telegram tersebut tercantum, sedikitnya 28 kompi atau sekitar 2.800 personel Brimob dari berbagai Polda, akan diperbantukan mengamankan DKI Jakarta. Di surat itu, Kapolri juga memerintahkan agar seluruh pasukan tersebut harus sudah berada di Jakarta paling lambat 30 Oktober 2016.

Instruksi di surat itu langsung dijalankan beberapa Polda, salah satunya Polda NTT, sebanyak 200 personel satuan Brimob Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) ditarik ke Jakarta untuk ikut mengamankan demo 4 November.

“Dalam pengamanan di DKI Jakarta pada tanggal 4 November mendatang diperkirakan (Polri) menerjunkan sebanyak 10 ribu personel kepolisian, didukung personel TNI. Bahkan aksi demo tersebut sangat terkait dengan isu SARA yang sementara memanas dalam panggung politik Pilkada DKI Jakarta,” ujar Kabid Humas Polda NTT AKBP Jules Abraham Abast kepada Liputan6.com, Minggu (30/10/2016).

Abast menjelaskan yang diberangkatkan ke Jakarta merupakan perwakilan personel dari beberapa kompi di wilayahKabupaten di NTT yang tidak mendapatkan tugas pengamanan Pilkada di tiga daerah NTT.

Selain NTT, Polda lain juga telah menyiapkan pasukannya untuk diterjunkan ke Jakarta, yaitu Polda Kalimantan Selatan yang mengirim sebanyak 100 personel Brimob ke Jakarta.

“Sebanyak 100 personel Brimobda atau satu satuan setingkat kompi sudah diberangkatkan, Sabtu malam 29 Oktober,” ujar Dansat Brimob Kalsel Kombes Puji Santosa di Banjarbaru dilansir dari Antara.

Menurut Puji, seluruh personel berasal dari unsur anti huru-hara yang akan bergabung di bawah kendali Kapolda Metro Jaya sebagai penanggung jawab.

“Personel Brimobda berada di Bawah Kendali Operasi (BKO) Kapolda Metro Jaya dan penempatan mereka direncanakan di Simpang Harmoni Jakarta Pusat,” ucap dia.

Dia menyebutkan, personel yang diturunkan akan berada di Jakarta hingga 6 November 2016 mendatang.

“Batas waktu sementara mereka di Jakarta hingga 6 November 2016, tetapi melihat situasi karena jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka bisa lebih lama,” kata Puji.

Facebook Comments
Agen Judi Bola Online Resmi Sbobet MAXBET dan Sabung Ayam Uang Asli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*